Dengan semakin ketatnya pertumbuhan ekonomi, orang-orang mulai menggunakan berbagai cara untuk mendapatkan uang. Hal ini tidak terlepas dari golongan pemilik bisnis (seperti pemilik situs judi online atau industri lainnya) dan dari golongan konsumen (pembeli / pengguna jasa). Intinya siapa saja mempunyai alibi untuk melakukan kecurangan jika didukung oleh motivasi yang negatif.

pemain judi online yang curang

Nah, apakah bermain judi online termasuk salah satu cara untuk mendapatkan uang secara menyimpang? Tentu saja tidak! Buktinya, banyak negara-negara di Eropa dan Asia yang melegalkan judi online; seperti misalnya: Singapura, Macau, italia, dsb.

Bermain judi online memang terbukti memberikan pendapatan secara berkala jika anda giat mempelajari tips dan trick bermainnya. Sama halnya membangun bisnis, bermain judi online dibutuhkan kesabaran, keuletan, dan konsentrasi. Namun bedanya disini adalah, anda dapat menggunakan modal yang sangat sedikit atau bahkan tanpa modal sekalipun.

Anda pun sama sekali tidak perlu bergantung kepada siapapun dan mempunyai fleksibilitas waktu (yang artinya kapan pun anda ingin mendapatkan uang tambahan, anda bisa karena situs judi online yang terakreditasi biasanya online 24 jam selama 7 hari).

Lalu, kapan bermain judi online dinyatakan menyimpang? atau bukanlah pekerjaan yang tidak halal. Ketika konsumen / pemain melakukan hal-hal curang sebagai berikut. Beberapa Situs Agen Judi Online Terpercaya pernah mengalami hal-hal berikut yang akan SharpBet rangkum dibawah:

Pemain / Member yang tidak mau mengikuti aturan permainan.

Aturan permainan sebenarnya dibuat untuk membantu semua member/pemain yang terlibat. Karena tentunya, jika anda bermain judi online, anda tidak hanya akan bermain dengan bandar namun juga dengan pemain lainnya. Dengan adanya aturan yang berlaku, maka permainan akan menjadi lancar, tidak ada kesalahpahaman, dan tidak ada yang merasa dicurangi (semuanya bersifat FAIRPLAY). Oleh karena itu, SharpBet berharap semua pemain / member dapat menjadi orang yang lebih bijak dan bertoleransi terhadap sesama pemain.

Pemain / Member yang menyalahkan Customer Service tanpa alasan yang logis.

Ketika kita berhadapan dengan pemain / para bettors yang tidak mau mengikuti aturan bermain. Biasanya, setelah kalah, mereka akan mulai mencari celah dan menyalahkan customer service melalui Live Chat, Whatsapp, Line, atau Sosial Media dengan harapan bahwa Situs Judi Online tersebut akan memberikan dana / uang untuk mereka mengulangi permainan. Oleh karena itu, SharpBet berharap semua pemain / member dapat menjadi orang yang lebih jujur, karena pemilik situs online pun sama dengan pemilik bisnis di industri apapun. Semuanya menjunjung tinggi kebenaran dan kejujuran.

Pemain / Member yang menyalah-gunakan Jasa Bank.

Hal lain yang menjadi kendala untuk banyak situs judi online adalah ketika pemain mulai menyalahgunakan Jasa Bank yang disediakan. Tidak sedikit dari mereka yang mencoba melakukan penipuan atau penyampaian informasi palsu kepada Situs Judi Online. Misalnya: member berbohong telah melakukan deposit dana dengan akun pribadi / akun orang lain dengan harapan dapat bermain secara gratis dengan cara mengirimkan bukti transfer palsu dan berpura-pura bahwasannya bank mengalami gangguan.

Hal ini pun terjadi dalam proses tarik tunai / withdrawal, member berpura-pura bahwa dana belum masuk, kemudian menjelek-jelekkan situs judi online tersebut dengan harapan bahwa member akan mendapatkan dana / pendapatan kedua (yang sebenarnya bukan menjadi haknya / miliknya). Ini tentunya akan sangat merugikan Situs Judi Online.

Nah, setelah membaca pembahasan ini, SharpBet berharap anda mempunyai perspektif dari dua sisi. Tidak hanya sebagai pemain, namun juga sebagai pemilik bisnis judi online yang memang hanya melakukan kewajibannya di industrinya secara jujur, baik, dan memberikan pelayanan dengan sepenuh hati selama 24/7.